Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit Diare?

Diare

Ragamkabar.com – Diare adalah peningkatan jumlah  tiga kali atau lebih atau penurunan konsistensi dari tinja menjadi lunak atau cair dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut kurang dari 14 hari dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Gejala dan tanda diare adalah

  1. Mules atau nyeri perut
  2. Suhu badan mungkin meningkat (demam)
  3. Sakit kepala
  4. Nafsu makan tidak ada/ berkurang
  5. Merasa lemah
  6. Mual dan muntah
  7. Mialgia (nyeri otot)
  8. Gelisah
  9. Konsistensi feses menurun (cair) dengan/ tanpa darah

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Penyakit Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga memperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius dari dokter seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, tetapi paling sering disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri atau akibat keracunan makanan. Pada orang yang tidak dapat mengonsumsi susu (intoleransi laktosa), diare juga bisa terjadi.

Kami belum dapat menyimpulkan diagnosis dengan terbatasnya informasi Anda. Setiap penyebab, pemilihan obatnya berbeda. Untuk penanganan lebih lanjut, Anda harus berkonsultasi langsung dengan dokter.

 

(Visited 16 times, 1 visits today)

Leave a Reply