April 21, 2019
  • 8:07 am Inilah Sejarah Pemilu Indonesia dari Masa ke Masa
  • 7:25 am Sistem Pemilu dalam Setting Demokrasi di Indonesia
  • 9:43 am Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 Streaming RCTI di Vidio.com
  • 8:47 am Mohamed Salah Pesepak Bola Favorit di Liga Champions
  • 8:30 am 3 Klub Bola ini Langganan Masuk Final Liga Champions
Asas Pemilu

Pemilu akan kembali dilaksanakan pada 17 April 2019. Tidak hanya memiih Presiden dan Wakil Presiden saja, tetapi juga anggota legislatif lainnya.

Pemilu sendiri merupakan salah satu fitur utama dalam negara demokrasi yang implementasinya dari rakyat. Pemilu itu penting loh karena aspirasi masyarakat itu terus berkembang, terlebih lagi jumlah orang dewasa selalu berubah tiap waktunya bukan ?

RUU Pemilu yang disusun oleh Sekretariat Bersama Kodifikasi Undang-undang Pemilu mengutip kembali asas pemilu yang terdapat pada Pasal 22E ayat (1) UUD 1945, bahwa asas pemilu adalah langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil atau luber dan jurdil (Pasal 2). Dalam praktik penyelenggaraan pemilu, asas luber sebetulnya berlaku pada saat pemungutan suara, sedangkan asas jurdil berlaku pada kegiatan penghitungan suara. Agar tidak menimbulkan pengertian bermacam-macam, maka setiap asas harus dijabarkan dan ditegaskan dalam bagian penjelasan undang-undang.

Asas Pemilu 2019

Berikut adalah asas pemilu 2019 yang disingkat LUBER dan JURDIL:

  • Langsung: setiap pemilih secara langsung dapat memberikan suaranya tanpa melalui perantara atau perwakilan
  • Umum : seluruh Warga Negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih diberikan hak untuk memilih
  • Bebas: setiap Warga Negara Indonesia berhak memilih dan menggunakan hak pilihnya tanpa adanya pengaruh, tekanan, dan paksaan dari siapapun
  • Rahasia: suara pemilih di jamin tidak akan diketahui oleh siapapun
  • Jujur: dilaksanakan sesuai dengan aturan untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memiliki hak dapat memilih sesuai dengan kehendaknya dan setiap suara pemilih memiliki nilai yang sama untuk menentukan wakil rakyat yang akan terpilih
  • Adil: perlakuan yang sama terhadap peserta pemilu dan pemilih, tanpa ada pengistimewaan ataupun deskriminasi terhadap peserta atau pemilih tertentu.

Asas-asas Pemilu di Indonesia

Asas LUBER dan JURDIL merupakan asas-asas yang dijunjung oleh asas-asas pemilu di Indonesia, adapun asas-asas yang dijunjung dalam penyelenggaraan pemilu terdapat dalam UU No. 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaran Pemilu terdapat dalam Pasal 2. Berikut asas-asas lainnya yang berlaku di Indonesia:

Mandiri, mandiri disini diartikan bahwa dalam penyelenggaraan pemilu tersebut lembaga penyelenggara pemilu melaksanakannya secara mandiri tanpa campur tangan siapapun untuk mencegah adanya pengaruh dari berbagai pihak. Hal ini dilakukan untuk mendukung perwujudan pemilu yang bersih.

Jujur, selain kemandirian, untuk mewujudkan pemilu yang bersih maka salah satu asas yang patut dijunjung dalam penyelenggaraan pemilu adalah jujur. Kejujuran ini diperlukan mulai dari awal sampai akhir meliputi persiapan awal pemilu, proses pelaksanaan pemilu, sampai hasil pemilu.

Adil, keadilan juga merupakan salah satu asas yang harus dutegakkan dalam penyelenggaraan pemilu sehingga tidak ada keistimewaan untuk siapapun. Hal ini dilakukan agar fungsi dari masing-masing komponen dapat berjalan dengan baik.

Kepastian hukum, dalam hal ini asas kepastian hukum mengindikasikan bahwa dalam penyelenggaraan pemilu hukum harus dijunjung dan dijalankan dengan baik sehingga tidak merugikan pihak manapun.

Tertib, setiap kegiatan di dalam pemerintahan harus tertib termasuk dalam penyelenggaraan pemilu dan didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepentingan umum, penyelenggaraan pemilu harus mendahulukan kepentingan umum yakni warga negara dan demi terwujudnya.

Keterbukaan, asas keterbukaan dapat disebut sebagai bentuk transparasi penyelenggaraan pemilu baik saat membuat kebijakan, melakukan tindakan tertentu, berterus terang jika melakukan kesalahan, tidak menimbulkan kecurigaan dengan merahasiakan sesuatu, dapat beradaptasi terhadap perubahan situasi apapun, toleran, dan bersikap hati-hati serta selektif dalam menerima maupun mengolah segala informasi.

Proporsionalitas, asas proporsionalitas juga perlu dijunjung dalam penyelenggaraan pemilu sehingga setiap tindakan dan kegiatan selama penyelenggaraan pemilu tersebut tetap berpedoman pada tujuan-tujuan pemilu.

Profesionalitas, penyelenggaraan pemilu harus dilaksanakan dengan profesional sehingga segala urusan pribadi tidak ada yang dapat mempengaruhi penyelenggaraan pemilu tersebut.

Akuntabilitas, akuntabilitas berarti bahwa penyelenggaraan pemilu harus dapat di pertanggungjawabkan atas setiap keputusan dan tindakan yang diambil  di dalamnya.

Efisiensi, dalam menyelenggarakan pemilu perlu mempertimbangkan aspek efisiensi baik dari segi tenaga, pemikiran, waktu, maupun biayanya.

Efektivitas, tidak hanya sekedar saja melainkan tingkat efektivitas juga sangat perlu untuk diperhatikan agar didapatkan hasil yang seoptimal mungkin.

Untuk dapat mewujudkan Pemilu 2019 agar berjalan dengan baik maka harus sesuai dengan asas-asas pemilu yang berlaku. Uraian diatas bisa Anda cermati secara seksama dan dapat di aplikasikan. Jangan lupa juga nonton streaming Pemilu 2019 selengkapnya di Vidio.com. dan saksikan debat capres kelima ya!

Maulida Fanny

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT